12
Aug
09

SEORANG IBU DAN ANAK LAKI-LAKINYA

Seorang Ibu bergegas segera begitu melihat seorang Dokter Bedah keluar dari ruang operasi, Ibu itu berkata:”Bagaimana keadaan anak laki-2 saya? Apakah ia akan baik? Kapan saya dapat menemuinya?”. Dokter bedah tadi berkata: Saya menyesal, kami sudah melakukan yang harus kami lakukan, tapi anak laki-2mu tidak berhasil melaluinya. Ibu itu yang bernama Sally berkata:” Mengapa anak-2 kecil mendapatkan sakit kanker? Apakah Tuhan sudah tidak peduli lagi?? Dimanakah engkau Tuhan, di saat anak laki-2 saya membutuhkanMu? Dokter bedah itu bertanya: “Apakah anda mau diberikan waktu sendiri untuk anak laki-2mu? Satu dari para perawat akan keluar dalam beberapa menit, sebelum anak laki-2mu dibawa ke Universitas”. Sally meminta para perawat untuk tinggal bersamanya sementara ia mengucapkan selamat tinggal pada anak laki-2nya itu. Sally memainkan jari-2nya ke rambut anak laki-2nya yang berwarna kemerahan dan ikal dengan penuh kasih. “Apakah anda mau seikat rambutnya?” perawat itu bertanya. Sally mengangguk ya.

Perawat memotong seikat rambut anak laki-2 nya itu, memasukkannya dalam plastik dan memberikannya kepada Sally. Sally berkata: adalah ide Jimmy untuk memberikan tubuhnya ke universitas untuk pembelajaran. Dia mengatakan bahwa hal ini mungkin dapat menolong orang lain. Saya berkata tidak pada awalnya, tapi Jimmy berkata:” Ibu, saya tidak akan menggunakannya setelah saya mati, mungkin akan membantu anak laki-2 lain yang ingin bersama Ibunya satu hari lagi”. Sally melanjutkan: Jimmy hanya mempunyai hati emas, selalu berpikir tentang orang lain, selalu ingin menolong orang lain selagi dia dapat menolong. Sally berjalan keluar dari Children’s Mercy Hospital untuk yang terakhir kali, sesudah menghabiskan waktu selama 6 bulan disana. Dia meletakkan tas berisi barang-2 Jimmy di atas kursi mobil di sebelahnya, perjalanan ke rumah sangat sulit lebih sulit lagi masuk ke dalam rumah kosong. Dia membawa barang-2 Jimmy dan tas plastic dengan seikat rambut masuk ke kamar anak laki-2nya. Dia mulai menempatkan model mainan mobil-2an dan barang-2 pribadinya kembali ke kamar anak laki-2nya persis di tempat yang sama seperti Jimmy meletakkannya. Sally membaringkan diri di tempat tidur anak laki-2nya dan memeluk bantalnya, menangis hingga tidur.

Sudah tengah malam ketika Sally terbangun, terletak di sebelahnya di atas tempat tidur sebuah surat yang terlipat. Surat itu berkata: Ibu terkasih, saya tahu kamu akan merindukanku, tapi jangan berpikir aku melupakanmu atau berhenti mencintaimu, Ibu terlebih lagi tidak seharipun. Suatu hari kita akan bertemu lagi satu sama lain, sampai waktu itu, bila Ibu ingin mengadopsi anak laki-2 supaya tidak kesepian, hal itu tidak apa-2 bagi saya. Anak adopsi itu dapat memiliki kamar saya dan semua barang-2 saya untuk bermain. Jangan sedih memikirkan saya, di sini tempatnya rapi. Kakek dan nenek menemui saya begitu saya tiba di sini dan menunjukkan saya berkeliling. Para malaikat sangat keren, saya suka melihatnya terbang. Dan tahukah kamu?? Jesus tidak nampak seperti digambar-2 Nya. Meskipun begitu waktu melihatNya, saya tahu itu adalah Dia. Jesus sendiri membawa saya menemui Tuhan!! Dan Coba tebak Ibu??. Saya duduk di pangkuan Tuhan dan bercakap-2 denganNya, seperti saya seseorang yang penting. Itulah saat saya katakana padaNya bahwa saya ingin menulis sepucuk surat untukmu untuk mengucapkan selamat tinggal dan sesuatu. Tapi saya sudah tahu tidak diperkenankan. Tahukah engkau Ibu?? Tuhan memberikan beberapa lembar kertas dan penaNya sendiri untuk menulisimu surat ini. Piker Gabriel adalah nama malaikat yang akan mengirimkan surat ini kepadamu. Tuhan mengatakan padaku untuk menjawab satu dari pertanyaan yang Ibu tanyakan kepadaNya : Dimanakah Tuhan ketika saya membutuhkanNya. Tuhan mengatakan bahwa Dia ada di tempat yang sama dengan saya, seperti ketika anakNya Jesus berada di salib. Dia berada di sana, seperti Dia selalu berada dengan semua anak-2Nya.

Oh ngomong-2 Ibu, tidak seorangpun dapat melihat apa yang sudah saya tuliskan dalam surat ini kecuali Ibu. Bagi orang lain surat ini hanyalah selembar surat kosong. Tidakkah ini keren?? Baiklah Ibu, saya sudah harus mengembalikan pena Tuhan sekarang. Oh saya hampir lupa untuk mengatakan kepadamu, saya tidak sakit lagi. Kankernya telah pergi. Saya senang karena sudah tidak merasakan sakit lagi dan Tuhan juga tidak tahan melihat saya merasa sesakit itu. Itu sebabnya Tuhan mengutus malaikat pemurah untuk menjemput saya. Malaikat itu berkata bahwa saya adalah kiriman Khusus!!! Keren kan , Ibu? Tertanda dengan cinta dari saya, anak laki-2mu.


0 Responses to “SEORANG IBU DAN ANAK LAKI-LAKINYA”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Calender

August 2009
M T W T F S S
    Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 99,257 hits

Authors

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 17 other followers

RSS Related Websites

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Cara Cepat Cari Uang

lowongan kerja di rumah

Buy Text Link Easily

Earn money from your website/blog by, selling text links, banner ads - Advertisers can, buy links, from your blog for SEO. Get paid through PayPal

Web Hosting


%d bloggers like this: